Saturday, December 15, 2007

wow, aku melihat 49 meteor dalam satu jam!

aku sedang bingung antara melihat film tomorrow never dies ato speed, ketika reminder hpku berbunyi. aku baca dan isinya: jam 11.45 puncak hujan meteor! ya, sehari sebelumnya aku baca berita hujan meteor di okezone.com. aku pun jadi tambah bingung memilih yang mana, semua asyik!

maka ketika jeda iklan, aku iseng2 keluar rumah dan menatap langit. sangat mengejutkan, tiba-tiba aku meihat dua meteor yang muncul hampir bersamaan! aku pun memutuskan untuk melihat meteor di tempat yang lapang dan gelap. sulit sekali aku membayangkan lokasi seperti itu di sekitar rumah, apalagi puncak hujan meteor tinggal sebentar lagi. akhirnya aku mengajak nanok sm mas pei ke lapangan rektorat.

sesampainya disana, kami menggelar alas seadanya: jas hujan! lalu kami tiduran di alas itu. diperhatikan oleh beberapa pejabat rektorat yang sedang meeting di depan rektorat, juga oleh para pekerja proyek yang sedang istirahat di pinggir lapangan. mungkin mereka berpikir, kami ini orang bodoh, malam dingin gini ke rektorat, langsung menggelar jas hujan bodoh di tengah lapangan, dan tiduran seperti orang bodoh! haha...

begitu kami merebahkan diri, kami dibuat terpesona oleh hujan meteor malam tadi. setiap ada meteor yang melintas, kami bersorak gembira seperti orang bodoh. jika orang lain tidak tahu kami sedang apa, mungkin mereka berpikir kami memang bodoh, haha... tapi buat aku, malam tadi seperti melihat final piala dunia antara perancis vs italia. ya, seperti itu kira2. hebatnya, setiap meteor yang muncul, bagaikan menyaksikan gol! malam tadi aku melihat 49 meteor. jadi, perasaanku seperti melihat 49 gol dalam pertandingan final piala dunia! luar biasa!

setiap kali ada meteor yang muncul, kami bersorak. lucu sekali ketika dua orang melihat sebuah meteor besar, namun ada satu orang yang tidak melihatnya. menyesal sekali, haha... ketakjuban kami juga membuat perhitungan jumlah meteor yang muncul juga sedikit kacau, sehingga memaksaku untuk mencatat jumlah meteor yang aku lihat.

pukul 00.30, aku begitu asyik menunggu meteor-meteor itu muncul lagi, hingga hampir lupa bahwa besok ada kuliah dua kali. belum lagi kantuk dan dingin yang mulai menusuk, memaksa kami untuk mengakhiri pengamatan malam tadi. tapi aku masih berat meninggalkan tempat itu, dan masih ingin melihat meteor untuk terakhir kalinya. akhirnya kami membuat kesepakatan, ketika kami melihat meteor yang sama pada saat yang bersamaan, kami harus pulang. ini yang lucu. ketika aku melihat meteor, mas pei sm nanok gk liat. ketika nanok liat, aku sm mas pei gk liat. begitu bolak balik, sampai akhirnya ada sebuah meteor besar yang melintas dari tengah-tengah langit menuju sisi rektorat, terang sekali. kami bersorak heboh sekali. selain karena itu meteor yang sangat terang, akhirnya kami melihat meteor bersamaan, dan itu artinya kami bisa pulang, hehe...

mungkin ini kesempatan sekali seumur hidup. malam tadi, mulai pukul 11.15 hingga pukul 00.30 aku melihat 49 meteor. sekedar catatan, sebelumnya aku belum pernah melihat meteor, bintang jatuh, atau apapun itu namanya. dan malam ini aku dikasih lihat sama Tuhan, 49 meteor sekaligus! hehe...

1 comment:

Anonymous said...

sahid bodoh...! :P

mmm, tp mau dong... kapan2 diajak liat hujan meteor berdua aja di lapangan rektorat, hhii...