Tuesday, January 22, 2008

Saat-saat Aku Tenggelam dalam Lautan Asmara


     
     Entah sejak kapan aku mulai memperhatikanmu. Aku seperti terbangun dari mimpi, tiba-tiba saja menyadari. Tak ada puisi, tak ada ungkapan hati. Tiba-tiba saja bayangmu datang dan pergi silih berganti, seperti hujan meteor yang kusaksikan tempo hari. Menimbulkan sensasi penuh cita rasa saat bayangmu datang menyapa dengan senyum manismu.

     Sebelumnya aku memandangmu biasa - seperti yang lainnya. Tapi mengapa tiba-tiba aku menyimpan fotomu? Aku jadi malu... Mudah-mudahan ini bukan gejala jatuh cinta, karena aku tipe lelaki yang tak kuat menanggung rindu. Tapi jika nantinya hatiku tak bisa berkompromi, tidak apa. U're pretty enough. Dengan wajah manis dan keramahanmu, aku tak perlu sering-sering rekreasi untuk menenangkan hati - sudah ada kamu. Sebuah kompensasi yang menarik, bukan?

     Sejujurnya tak banyak informasi yang kupunya tentangmu. Hanya kata "mas," yang jelas teringat di kepalaku - saat kau menyapaku. Memangnya tidak ada kata lain ya non? Banyak yang bisa kita bicarakan. Kita bisa mulai dengan cerita tentang suka duka menjadi diri kita yang sama-sama anak kedua paling manis dari tiga bersaudara.

    Ternyata menghela nafas panjang tak bisa menyingkirkanmu dari pikiranku. Aku seperti di tengah lautan, di atas perahu yang bocor dimana-mana, telapak tanganku menyatu dan berusaha mengeluarkan air yang makin membanjiri perahu. Lelah aku mengusir luapan rindu yang datang bertubi-tubi. Lebih mudah membiarkan perahu penuh air dan menikmati saat-saat aku tenggelam dalam lautan asmara...

    Kesuksesan ujian akhir semester tak membuat aku girang. Datangnya liburan tak segera membuatku ingin pulang. Ingin melihatmu sekali lagi. Berat rasanya ingin pergi. Seperti waktu itu, saat aku meninggalkanmu sendiri di malam yang gelap dan sepi, di bawah pohon palem di tengah-tengah fakultas ekonomi.

Saturday, December 29, 2007

Happy New Year 2008!



Sahid & Rekan mengucapkan Selamat Tahun Baru 2008! Semoga di tahun yang baru, usaha kita makin lancar, hahaha!

Saturday, December 15, 2007

wow, aku melihat 49 meteor dalam satu jam!

aku sedang bingung antara melihat film tomorrow never dies ato speed, ketika reminder hpku berbunyi. aku baca dan isinya: jam 11.45 puncak hujan meteor! ya, sehari sebelumnya aku baca berita hujan meteor di okezone.com. aku pun jadi tambah bingung memilih yang mana, semua asyik!

maka ketika jeda iklan, aku iseng2 keluar rumah dan menatap langit. sangat mengejutkan, tiba-tiba aku meihat dua meteor yang muncul hampir bersamaan! aku pun memutuskan untuk melihat meteor di tempat yang lapang dan gelap. sulit sekali aku membayangkan lokasi seperti itu di sekitar rumah, apalagi puncak hujan meteor tinggal sebentar lagi. akhirnya aku mengajak nanok sm mas pei ke lapangan rektorat.

sesampainya disana, kami menggelar alas seadanya: jas hujan! lalu kami tiduran di alas itu. diperhatikan oleh beberapa pejabat rektorat yang sedang meeting di depan rektorat, juga oleh para pekerja proyek yang sedang istirahat di pinggir lapangan. mungkin mereka berpikir, kami ini orang bodoh, malam dingin gini ke rektorat, langsung menggelar jas hujan bodoh di tengah lapangan, dan tiduran seperti orang bodoh! haha...

begitu kami merebahkan diri, kami dibuat terpesona oleh hujan meteor malam tadi. setiap ada meteor yang melintas, kami bersorak gembira seperti orang bodoh. jika orang lain tidak tahu kami sedang apa, mungkin mereka berpikir kami memang bodoh, haha... tapi buat aku, malam tadi seperti melihat final piala dunia antara perancis vs italia. ya, seperti itu kira2. hebatnya, setiap meteor yang muncul, bagaikan menyaksikan gol! malam tadi aku melihat 49 meteor. jadi, perasaanku seperti melihat 49 gol dalam pertandingan final piala dunia! luar biasa!

setiap kali ada meteor yang muncul, kami bersorak. lucu sekali ketika dua orang melihat sebuah meteor besar, namun ada satu orang yang tidak melihatnya. menyesal sekali, haha... ketakjuban kami juga membuat perhitungan jumlah meteor yang muncul juga sedikit kacau, sehingga memaksaku untuk mencatat jumlah meteor yang aku lihat.

pukul 00.30, aku begitu asyik menunggu meteor-meteor itu muncul lagi, hingga hampir lupa bahwa besok ada kuliah dua kali. belum lagi kantuk dan dingin yang mulai menusuk, memaksa kami untuk mengakhiri pengamatan malam tadi. tapi aku masih berat meninggalkan tempat itu, dan masih ingin melihat meteor untuk terakhir kalinya. akhirnya kami membuat kesepakatan, ketika kami melihat meteor yang sama pada saat yang bersamaan, kami harus pulang. ini yang lucu. ketika aku melihat meteor, mas pei sm nanok gk liat. ketika nanok liat, aku sm mas pei gk liat. begitu bolak balik, sampai akhirnya ada sebuah meteor besar yang melintas dari tengah-tengah langit menuju sisi rektorat, terang sekali. kami bersorak heboh sekali. selain karena itu meteor yang sangat terang, akhirnya kami melihat meteor bersamaan, dan itu artinya kami bisa pulang, hehe...

mungkin ini kesempatan sekali seumur hidup. malam tadi, mulai pukul 11.15 hingga pukul 00.30 aku melihat 49 meteor. sekedar catatan, sebelumnya aku belum pernah melihat meteor, bintang jatuh, atau apapun itu namanya. dan malam ini aku dikasih lihat sama Tuhan, 49 meteor sekaligus! hehe...

Sunday, December 09, 2007

suka duka SAHID & REKAN



beberapa minggu ini aq sibuk banget. usaha penerjemahan SAHID & REKAN udah mulai mendapatkan pelanggan. bahkan ada saat tertentu dimana aku harus memakai seluruh kapasitas, sehingga sempat sibuk mencari cadangan rekan translator. sekarang SAHID & REKAN berasosiasi dengan 5 freelance translator. senangnya...

memang banyak suka duka dalam menjalankan usaha jasa penerjemahan INGGRIS-INDONESIA ini. senangnya, aku bisa menambah kosakata bahasa inggris, menambah uang saku, dan membantu temen2 translator dalam mencari pelanggan. dukanya, jadi lebih sibuk dari sebelumnya. sedikit pusing dalam promosi penjualan dan negosiasi harga dengan freelance translator, dan yang membuat aku sedih, beberapa teman bereaksi negatif terhadap langkahku membuka usaha penerjemahan ini. aku benar2 tidak habis pikir...

btw, show must go on... ortuku bilang, lakukan sebanyak mungkin sebab-sebab kebaikan. karena sebab yang baik akan menjadi hasil yang baik, entah bagaimana prosesnya, entah apapun bentuknya. itu hukum alam. nah, karena aku yakin yang aku lakukan ini adalah hal yang baik, maka aku teruskan saja. karena aku yakin usahaku ini akan menjadi hasil yang baik, entah dalam bentuk apa, entah bagaimana prosesnya.

Sunday, December 02, 2007

malas!

banyak yang ingin kutuliskan sebulan belakangan ini............ tapi kenapa aku malas sekali?

Thursday, November 22, 2007

keajaiban

Ah, dua minggu belakangan ini kontrakanku mengalami masa suram. biasa, penghuni-penghuninya sedang mengalami krisis finansial. biasanya kami makan apa saja terserah kami, sekarang kami terpaksa memasak sendiri :). aku sendiri tidak begitu parah, hanya saja anggaran untuk sesuap nasi memang telah habis untuk kebutuhan yang lain. lucu sekali melihat anak-anak tidak bisa keluar kemana-mana, hanya diam di kontrakan sambil menunggu keajaiban?
aku yakin Tuhan masih sayang kepada kami, karena dua hari yang lalu datang order penerjemahan yang cukup besar - terbesar yang pernah diterima SAHID & REKAN, sehingga akhir bulan ini bisa dijalani dengan hati tenang.
alhamdulillah :)

Tuesday, November 13, 2007

Membaca Wajahmu


Ingatlah semua
hati yang meragu
dan jalan berliku
yang telah dilewati.
Sebab mulai hari ini
takkan lagi kautemui
aku lelaki merayu-rayu
serta puisi mendayu-dayu.
Xxxx Xxxxxxx, wajahmu terbaca
serupa rangkaian kata-kata:
cinta tak buat kita bersama
rindu tak buat kita bersatu
meski saling menyayangi
namun tak bisa memiliki.
Ingatlah hari ini
saat aku pergi
dalam gontai,
gumam lambat:
aku tak tahan lagi
(dengan suara berat)
sebab cintaku tak tulus
hasrat memiliki di setiap nafas yang berhembus.
Dan pikirku kembali ke masa lalu...
entah sudah berapa putaran bumi
gadis seperti dirimu kucari-cari
di antara gang-gang kehidupan
yang susah-payah kutelusuri.
Xxxx Xxxxxxx, wajahmu terbaca
serupa rangkaian kata-kata:
inilah yang terbaik buat kita.
Dan hati kecilku,
ia mengucap pasti:
kau takkan terganti.


Surabaya, januari 2007

Malam yang mempesona

Rinai hujan sore tadi meninggalkan jejaknya:
Genangan rindu di pelupuk mata

Dan cinta mengusir segala risau
Ah, malam yang mempesona; seperti engkau...


Malang, 12 Nopember 2007, pukul 10.30 malam.

Monday, November 12, 2007

aku berkata

Belakangan ini aku suka banget bikin puisi yang hanya terdiri dari maksimal 1x sms (gk tau deh brp karakter). kelebihan puisi2 ini adalah singkat, sesuai dengan format sms, jadi bisa dikirim dengan 1x sms. pekerjaan menggombal kesana-kemari jadi makin lancar deh.. haa..

tanyalah ayah, apa cinta boleh menyerah
tanyalah ibu, apa rindu harus membisu
padamu aku berkata, aku cinta
tentangmu aku tak ragu, aku rindu.


Saturday, November 10, 2007

aku rindu

semalam aku tak bisa memejamkan mata. entah mengapa, namun waktu berjalan lambat sekali. aku tak sabar menunggu tertidur, seperti menanti anthurium black beauty tumbuh subur...

waktu menunjukkan pukul 11.00, namun aku belum bisa memejamkan mata. padahal sudah mulai pukul 10.00 tadi aku merebahkan diri. aku sungguh gelisah. perasaan apa ini... tanganku tak bisa lepas dari ponselku, memandangi waktu dalam gelap kamarku. hingga ibu jariku menuliskan kata-kata ini dalam message...

aku rindu, senyum manis membekas dalam kalbu.
masih saja rindu, menahan laju detak jantungku.
sungguh aku rindu, jalani malam penuh haru nan sendu.
aku tersedu...


detik-detik jarum jam menggema dalam alam sendiriku. mereka menghitung mundur, mengantar menuju alam bawah sadar...

Friday, November 09, 2007

aku, mata dan tubuhku

mataku lelah... berat dan perih. bola mataku rasanya mau keluar, seakan-akan mau meloncat kabur karena kelopak mataku ingin memenjaranya dalam kegelapan.

aku kedinginan... udara pagi buta menyerbu masuk melalui celah jendela, memelukku hingga tubuhku menggigil. dahiku terasa hangat saat bertemu dengan punggung tanganku.

aku lemah... tubuhku susah kukendalikan, seolah ia ingin bergerak sendiri. tenaga yang masih tersisa membuatnya sedikit bersemangat untuk berdiri. samar-samar kudengar tubuhku berbisik lemah... ia ingin ke tempat tidur nampaknya. rindu bantal dan selimut tebal katanya!

Monday, November 05, 2007

inspeksi mendadak!

tahukah kamu, apa yg paling dikhawatirkan oleh anak muda yang ngontrak rumah dan jauh dari ortu? ya, jawabannya adalah inspeksi mendadak!

hari itu, sabtu 3 Nopember 2007, ada sms masuk ke ponselku dan setelah kubaca, isinya adalah ortuku bakal nyampe ke kontrakanku 3 jam lagi! aaah, kontrakanku berantakan! sampah dimana-mana, kamarku bau, cucian menggunung, motor blom dicuci selama berhari-hari, dan saat itu sabtu pagi, di kota malang yang dingin, aku masih asyik bermalas-malasan di bawah selimut tebal yang hangat, dan belom mandi! aaaaaah!

akupun buru-buru bangun, membereskan tempat tidur, dan membersihkan karpet dengan sapu kecil seperti arkeolog membersihkan fosil dengan hati-hati. namun karena aku terburu-buru, karpet itu mengeluarkan serabut-serabut biru yang menambah kotor karpetku! duh, beginilah kalau membeli karpet dengan budget seadanya.

akupun membangunkan Nanok, teman sekontrakanku. aku membangunkannya dengan cara yang tidak jelas dan kurang beradab, sehingga dia bangun tergesa-gesa dengan kesadarannya yang masih setengah isi setengah kosong, lalu memandangiku dengan terbengong-bengong. dan ketika aku menjelaskan duduk persoalannya, dia langsung bangun dan bersiap-siap membersihkan barang-barangnya yang kata mbak indah, jumlahnya ngalah-ngalahin barang-barang di kostan cewek! kesadarannya sudah penuh nampaknya.

pagi itupun kami seperti guru-guru yang menggerakkan murid-muridnya untuk membersihkan seluruh bagian sekolah karena akan ada sidak (inspeksi mendadak) dari Dinas Pendidikan. bedanya tentu kami berdua tidak bisa menyuruh siapa-siapa, karena pagi itu hanya kami berdua yang ada di kontrakan. ah, apakah suasana kantor pemerintah juga seperti ini kalau ada informasi sidak yang bocor?

sambil membersihkan konrakan dengan terburu-buru, kami tertawa sendiri seperti orang gila, sambil berteriak-teriak tidak jelas, "Sidak! Sidak! Sidak!"

Thursday, November 01, 2007

Liburan!

Uwwaaaaahh, senangnya! Disaat yang lain masih sibuk dengan UTS, aku udah selesai! tadi siang yang terakhir, haa.. Akhirnya, setelah menjalani 4 hari ujian yang menurutku padat sekali, aku bisa bebaaaaas!

Ah, mahasiswa tampaknya sudah lupa dengan perjuangan masa sekolah dulu. ujian kayak gitu aja dianggap berat. padahal dulu waktu masih di SMU, mata pelajarannya ada 11 atau 12, bebannya mencapai 30 sks mungkin? bayangin aja, kita masuk jam 7 pagi, trus pulangnya jam 1.30 gitu... Nah sekarang, apa kesibukan kita kuliah juga kayak gitu? paling banter 24 sks, trus kuliahnya cuman 2-3 jam. itupun nggak tiap hari. sibuknya paling buat nonton ato nongkrong, main game, ya nggak? di kampusku sih kayak gitu... mendingan waktunya buat hal-hal yang produktif kayak gini nih!

Btw, abis ini mo ngapain ya? aku libur sampai hari sabtu minggu depan, berarti libur 10 hari, yay!

technorati

Technorati Profile

Monday, October 29, 2007

UTS Sialan!

UTS. setiap kali UTS, ada saja peristiwa yang tidak mengenakkan hati.

beberapa tahun yang lalu, aku jatuh cinta pada seorang gadis. begitu hebatnya getar rasa itu hingga aku tak tahan untuk mengungkapkannya: "bidadari, besok ada UTS, sedangkan aku tak bisa berpikir lagi... siang dan malam, sedih dan senang, tidur dan terjaga, di kepalaku hanya ada kamu..."
dan minggu pertama UTS pun aku jalani dengan hati tersiksa, karena hari itu aku ditolak. minggu kedua UTS aku jalani dengan hidup setengah nyawa, karena seminggu kemudian gadis itu menjalin kasih dengan kakak tingkat. dan air mataku pun menetes. bukan karena menangis, tapi karena mentertawakan diri sendiri dengan hebat, karena selama dua bulan sejak hari itu, aku hidup seperti zombie yang berjalan-jalan kesana kemari.

UTS tahun lalu,,, sekali lagi aku sedang jatuh cinta. kali ini dengan gadis yang berbeda. aku sudah menyatakan cinta, namun ditolak juga. laki-laki memang harus sering-sering menyatakan cinta. dosen statistikku berkata, semakin sering kita menyatakan cinta, semakin besar kemungkinan mendapatkan hati wanita. hmm, masuk akal juga, pikirku. maka sebelum UTS, kuputuskan untuk menyatakan lagi cintaku padanya. namun hari itu aku menemukannya sedang bercengkrama dengan seorang lelaki. ah, minggu pertama UTS lagi-lagi kujalani dengan hati teriris, seperti anak kecil yang mainannya dirampas bocah nakal. minggu kedua UTS pun kulewati dengan perasaan hampa bagai anak muda bersekolah tanpa ada hari minggu, setelah tahu bahwa hari itu, gadis terlihat bahagia dengannya. tak apa, mudah-mudahan UTS tahun depan aku tidak sedang jatuh cinta, pikirku waktu itu.

dan UTS tahun ini... lagi-lagi ada peristiwa yang tidak menyenangkan di hati. agaknya sang nasib memang sedikit senewen denganku. aku jatuh cinta lagi, dan tak tahan untuk mengungkapkannya. dan lagi-lagi aku ditolak... tepat dua hari sebelum UTS. ia menolak dengan halus sambil tersenyum. dan aku cemberut, mulutku seperti payung yang menolak hujan rizki dari langit. ia malah tertawa geli melihatku seperti itu. akupun semakin terhanyut dalam cemberutku yang menurutku asyik. ia makin terbahak. aku jengkel dibuatnya. semoga saja ia terbahak sampai tersedak dan terbatuk-batuk, pikirku. namun kasihan sekali jika gadis semanis itu mengalami kejadian memalukan begitu. ya sudah, biar saja cintaku berlalu. yang penting semangat belajarku jangan ikut-ikutan layu. dan aku berusaha menghibur diri, agar tak terlihat seperti anak kecil sedang kehilangan ibunya di pasar!